Pelatihan Kader OMK St. Maria Blitar

Sebanyak 20an remaja calon Orang Muda Katolik (OMK) bersiap untuk terjun ke dalam sungai dengan kedalaman kurang lebih 1,5 meter menggunakan media seutas tali. Ada yang yakin penuh percaya diri, yang diselimuti keragu-raguan, bahkan ada yang sampai menangis karena takut akan ketinggian. Namun segala perasaan baik negatif maupun positif yang menyertai tetap membuat mereka semua mampu untuk terjun ke sungai.

Itu sedikit cerita singkat dari rangkaian proses pelatihan calon OMK Paroki St. Maria Blitar pada 29-30 Januari 2022 di Gua Maria Sendangrejo Ngadirejo, Kec. Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur. Acara ini diprakarsai oleh beberapa OMK lama dengan harapan muncul kader baru dalam kepengurusan berikutnya.

Pada awal acara peserta dibekali materi menarik oleh Romo Puji CM tentang OMK. Mengapa, apa, dan bagaimana menjadi kalimat kunci pada materi beliau. Mengapa orang muda mesti terlibat dalam OMK. Lalu apa itu OMK dan bagaimana menjadi OMK yang ideal. Semua itu beliau paparkan dengan menarik melalui media power point.

Romo Puji CM memberikan sesi pertama

Setelah sesi mengupas tentang OMK. Peserta diajak untuk berefleksi dengan menggunakan media Point Of You. Dalam praktik ini peserta sudah disiapkan kartu dengan aneka pose gambar. Tujuannya supaya dapat memantik mereka menyampakan sudut masing-masing berdasarkan pertanyaan yang sudah disiapkan sebelumnya.

Hari berikutnya. Peserta full menghabiskan waktu dengan aktivitas fisik. Mulai terjun dengan seutas tali ke sungai, mengisi pipa bocor, menembak target, hingga membuat origami raksasa.

Secara keseluruhan mulai dari awal hingga misa penutup, peserta mampu terlibat aktif di setiap sesi demi sesi.

Tinggalkan Balasan